Asap memeluk akas urian,
Dikotorkanlah awan nirmala,
Syurga musnah tiadalah yang kincah,
Kiamat landa tiadalah yang doa.
Ke mananya kalian ambus,
Apakala diruntuhnya Syurga, kalian langkahlah seribu,
Hilanglah setia, maka rohnya hilanglah anjung,
Kuasa durjana pun warislah dunia nin.
Maka dengan lambaian-Nya:
Bangunlah neraka!
Dinginnya udara,
Gelapnya angkasa:
Sendu-sendu bulan purnamaku!
Api zalim membakar baki,
Angin zalim membeku sanubari,
Syamsu disisih, suasana sungguhnya tasid,
Namun, tiadanya agama,
Merupakan keamanan yang terabadi…
Dingin lagi udara,
Gelap lagi angkasa:
Sendu-sendu bulan purnamaku yang sentiasa sunyi…
A strong comment here is specific: the phrase you keep hearing, the mood you come back for, or the reason this song stays in rotation.
Sign in to post the first listener note. Reporting stays open to everyone.